HARI BUMI ^,^
Hari Bumi atau Earth Day merupakan suatu gerakan global
untuk mengampanyekan peningkatan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi serta
peduli terhadap lingkungan hidup.
Hari Bumi pertama kali diselenggarakan pertama kali pada 22 April 1970 di
Amerika Serikat. Hingga tahun ini, 2015, Hari Bumi telah dilaksanakan untuk
yang ke-45 kalinya.
Untuk memperingati Hari Bumi, banyak hal dan kegiatan yang bisa dilakukan. Selain melakukan kampanye dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan mencintai bumi dan lingkungan hidup, terdapat berbagai aktivitas nyata yang bisa dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah :
Untuk memperingati Hari Bumi, banyak hal dan kegiatan yang bisa dilakukan. Selain melakukan kampanye dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan mencintai bumi dan lingkungan hidup, terdapat berbagai aktivitas nyata yang bisa dilakukan. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah :
- Hemat Energi ; Penggunaan energi menjadi salah satu penyebab terbesar emisi rumah kaca. Apalagi sumber energi dunia masih bergantung pada energi yang berasal dari fosil. Dengan menghemat pemakaian energi akan mampu menyelamatkan bumi, di samping menghemat biaya pengeluaran.
- Kurangi Plastik ; Plastik tidak dapat terurai sehingga
menjadi sumber masalah berkepanjangan bagi bumi. Setiap tahun lebih dari
100.000 hewan laut dan satu juta burung mati karena memakan dan tersedak
plastik. Proses produksi plastik menghasilkan jutaan ton gas rumah kaca
yang mempercepat perubahan iklim dan pencemaran udara. Daur ulang
memang mampu mengurangi jumlah sampah plastik namun manusia menggunakan
terlalu banyak plastik untuk mampu didaur ulang. Cara termudah adalah
dengan mengurangi penggunaan produk-produk berbahan plastik yang tidak
terlalu perlu.
Baca Juga : Lebih Bijak dengan Hemat Plastik; Dampak Plastik Terhadap Lingkungan
- Bunuh Vampir Energi ; Ketika peralatan listrik dimatikan namun masih terhubung dengan listrik, peralatan tersebut tetap mengonsumsi listrik. Apalagi jika tidak dimatikan sat telah tidak digunakan lagi. Matikan peralatan listrik yang tidak terpakai, cabut kabel yang menghubungkannya dengan sumber listrik, dan jangan segan-segan mengganti peralatan listrik yang konsumsi listriknya besar dengan peralatan sejenis yang konsumsi listriknya lebih kecil.
- Tanam Pohon ; Hutan dan pohon memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan, bencana alam, pencemaran udara, dan pemanasan global. Tanamlah pohon karena dengan berbagai manfaatnya, menanam pohon menjadi investasi masuk surga.
- Beli Produk Lokal ; Semakin lama buah dan sayuran tidak segera dikonsumsi akan semakin banyak nutrisi yang hilang. Buah dan sayur non lokal membutuhkan waktu yang lebih lama antara saat dipetik dan dikonsumsi. Berarti akan semakin banyak nutrisi yang terbuang percuma. Padahal tidak sedikit air dan sumber daya lain yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Jarak juga akan mempengaruhi seberapa banyak gas rumah kaca yang dihasilkan selama proses pengangkutan. Oleh sebab itu, pilihlah produk-produk lokal yang lebih kaya nutrisi dan sedikit menghasilkan gas rumah kaca.
- Daur Ulang Limbah Elektronik ; Tidak sedikit limbah elektronik (e-waste) yang mengandung bahan-bahan berbahaya seperti mercuri, timbal, dan bahan kimia lainnya. Jika dibuang bahan-bahan kimia tersebut dapat larut ke dalam tanah dan mencemari air saat hujan atau terlepas ke atmosfer saat dibakar. Bahan kimia tersebut berbahaya terhadap kesehatan tanaman dan hewan hingga jika dihirup dapat menyebabkan masalah pernapasan serius bagi manusia. Kumpulkan limbah elektronik pada pengelola e-waste atau pengumpul barang bekas.
- Dukung Penggunaan Energi Terbarukan ; Sumber energi dunia masih bergantung pada energi fosil yang tidak ramah lingkungan. Dengan meningkatnya konsumsi energi yang dibutuhkan masyarakat akan semakin meningkatkan dampak lingkungan yang dihasilkan dalam proses pengadaan energi tersebut. Dukung pengembangan dan penggunaan energi terbarukan untuk menggantikan energi konvensional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar