Pendidikan Karakter dan Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
Pendidikan Karakter merupakan bentuk
kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik
diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah
untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih
kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Pendidikan karakter
bukan hal baru dalam tradisi pendidikan di Indonesia. Beberapa pendidik Indonesia modern yang kita kenal seperti Soekarno telah mencoba menerapkan semangat pendidikan karakter
sebagai pembentuk kepribadian dan identitas bangsa
yang bertujuan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkarakter. Pendidikan karakter telah menjadi perhatian
berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan
hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga
masyarakat secara keseluruhan. Pendidikan
karakter dapat diartikan sebagai the
deliberate us of all dimensions of school life to foster optimal character
development.
Sepanjang
sejarahnya, di seluruh dunia ini, pendidikan pada hakekatnya memiliki dua
tujuan, yaitu membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan
membantu mereka menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan
pintar, boleh jadi mudah melakukannya, tetapi menjadikan manusia agar menjadi
orang yang baik dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit.
Dengan demikian, sangat wajar apabila dikatakan bahwa problem moral merupakan
persoalan akut atau penyakit kronis yang mengiringi kehidupan manusia kapan dan
di mana pun. Pendidikan bukan sekedar berfungsi sebagai media untuk
mengembangkan kemampuan semata, melainkan juga berfungsi untuk membentuk
watak dan peradaban bangsa yang bermatabat. Dari hal ini maka sebenarnya
pendidikan watak (karakter) tidak bisa ditinggalkan dalam berfungsinya
pendidikan. Oleh karena itu, sebagai fungsi yang melekat pada
keberadaan pendidikan nasional untuk membentuk watak dan peradaban bangsa,
pendidikan karakter merupakan manifestasi dari peran tersebut. Untuk itu,
pendidikan karakter menjadi tugas dari semua pihak yang terlibat dalam
usaha pendidikan (pendidik).
Pendidikan Karakter Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
Dalam
sebuah Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang, pembangunan karakter harus manjadi dasar
dalam proses pendidikan. Penanaman nilai moral menjadi hal penting
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga mampu menghasilkan peserta
didik yang bertanggungjawab, kreatif, dan mandiri. Di
jenjang perguruan tinggi, setiap perguruan tinggi mengemban misi pemerintah
untuk mengembangkan pendidikan karakter bagi para mahasiswanya. Pendidikan
karakter di Perguruan Tinggi merupakan kelanjutan dari implementasi pendidikan
karakter di sekolah (PAUD sampai SLTA). Di lingkungan perguruan tinggi, pendidikan
karakter menjadi bagian integral dalam proses perkuliahan. Menurut Djoko
Santoso (2010), kerangka umum dalam masyarakat akademik perguruan tinggi
terdiri atas dua unsur utama, yaitu "Dosen dan Mahasiswa". Mereka ada dalam
lingkungan akademik yang didukung para tenaga kependidikan, infrastruktur
pendukung, dan program-program. Kedua unsur tersebut harus memiliki orientasi
ke arah perkembangan budaya akademik. Secara praktis mereka akan diikat dalam
etika akademik yang tumbuh dari nilai-nilai luhur dan berujung pada
terbentuknya budaya akademik. Meski demikian, patut dipahami latar belakang
keseluruhan unsur yang ada dan lebih dicermati lagi dinamika eksternal kampus. Dalam hal ini, pendidikan karakter hendaknya
dirumuskan dalam kurikulum, diterapkan metode pendidikan, dan dipraktekkan
dalam pembelajaran. Di dalam pelaksanaannya, inti kegiatan kampus Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang
ialah Tridharma Perguruan Tinggi, sehingga semua kegiatan pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan berkarakter.
“Pendidikan karakter akan melahirkan
pribadi unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan kognitif saja namun
memiliki karakter yang mampu mewujudkan kesuksesan”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar